Yang sedang baca blog gue ini sekarang pasti kenal sama orang yang namanya gue sebutkan di dalem judul.
Kalo kalian ngefans sama orang ini, kalian pasti udah histeris gak sabar ngebaca artikel dan berita terbaru tentang si Justin. Kalo enggak, kalian pasti mikir, "hah? Ata nulis tentang Justin Bieber? Kerasukan apa tuh anak?"
Ehm, oke.
Gue gak ngefans sama Justin kayak kebanyakan temen-temen gue. Tapi gue juga bukan hater, jadi ya gue netral aja. Malahan jujur deh, gue gak gitu suka. Walaupun ada sih beberapa lagunya Justin yang gue lumayan suka.
Jujur, gue gak gitu suka sama artis yang terlalu over-expose gitu. Tiap hari nongol jadi trending topic di twitter. Fans-fansnya gak bisa berhenti ngomongin dia. Tiap edisi majalah, pasti memuat, walaupun cuma seupil, berita tentang Justin Bieber. Fansnya yang kebanyakan cewek-cewek benci sama orang yang (digosipin) pacaran sama Justin. Yah, yang gitu-gitu deh. Hal-hal gak penting.
Tapi jujur, gue salut banget sama fans-fansnya Justin Bieber (yang biasa disebut Belieber). Namun, gue juga prihatin. Kok bisa ya mereka se-fanatik itu? Kok bisa ya mereka marah-marah karena ada orang yang ngatain Bieber? Kok bisa ya mereka se-kompak itu demi seorang artis yang bukan rahasia umum lagi, jadi celebrity crush-nya setiap cewek padahal mereka ga kenal?
Banyak Beliebers yang beruntung di-reply atau di-retweet atau di follow back, di twitter. Baru-baru ini gue tau kalo mau dia notice sama kita, caranya adalah dengan kasih dia sebuah mention berisi permintaan follback atau mention (tak perlu dengan kata-kata yang berkesan, hanya dengan "follow me back, @justinbieber!! Pleaaassee!" Itu sudah cukup). Kemudian, mention dia berkali-kali dalam sehari. Kan, mau gak mau, mention yang muncul di timelinenya dia jadi numpuk.
Gue pernah bilang ke salah satu temen gue. "Kasian ah si Titin (panggilan gue buat Justin), repot nanti dia timelinenya penuh sama permintaan follback kayak gitu. Kasian, itu kan sama aja spamming." Terus dengan mantap temen gue berkata, "emang harusnya gitu, ta. Cuma gitu cara supaya dia bisa notice sama kita!".
Berarti, jika ingin diperhatikan seseorang, SAMPAHI SAJA HALAMAN RUMAHNYA.
*********
Jumat, 21 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar